Cara membuat kecambah mudah di rumah dari kacang hijau
Kecambah atau juga yang lebih sering disebut dengan sebutan lain toge yaitu salah satu jenis bahan makanan yang banyak dipakai di berbagai masakan, terutama masakan khas Asia. Selain lezat, kecambah juga memiliki banyak kandungan gizi, terutama vitamin C, serat, dan vitamin B. kecambah sering digunakan dalam masakan seperti tumis, soto, pecel, rawon, dan gado – gado.
Namun, Apakah Anda tahu jika Anda bisa membuat kecambah sendiri di rumah dengan sangat gampang? Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas secara rinci cara membuat kecambah dari kacang hijau di rumah dengan langkah – langkah sederhana dan bahan yang gampang didapatkan.

Keuntungan membuat kecambah di rumah
Membuat kecambah sendiri di rumah memiliki berbagai keuntungan. Pertama, Anda bisa memastikan bahwa kecambah yang dihasilkan bebas dari bahan kimia atau pestisida. Kedua, proses pembuatannya cukup murah karena hanya memerlukan kacang hijau dan alat – alat sederhana yang mungkin sudah ada di rumah Anda. Ketiga, hasilnya lebih segar dibandingkan kecambah yang dibeli di pasar, yang mungkin telah disimpan selama beberapa hari sebelum dijual.
Selain itu, proses menumbuhkan kecambah di rumah juga bisa menjadi pengalaman edukatif, terutama jika Anda melibatkan anak – anak dalam prosesnya. Mereka bisa belajar tentang proses pertumbuhan tanaman dari biji, dan ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengajarkan mereka tentang alam.
Bahan yang dibutuhkan
Untuk membuat kecambah dari kacang hijau di rumah, Anda hanya memerlukan beberapa bahan dan alat yang sangat sederhana, antara lain:
- 100 gram biji kacang hijau
- Wadah berlubang (misalnya saringan atau baskom berlubang)
- Serbet atau kain yang bersih
- Air bersih
Alat – alat ini bisa dengan mudah ditemukan di rumah, sehingga Anda tidak perlu repot – repot membeli alat khusus. Sekarang, mari kita lanjutkan ke langkah – langkah membuat kecambah.
Langkah – langkah membuat kecambah
- Persiapan kacang hijau
Langkah pertama adalah menyiapkan biji kacang hijau yang akan digunakan. Pilih biji kacang hijau yang berkualitas baik, dan pastikan tidak ada biji yang retak atau terbelah. Biji kacang hijau yang terbelah biasanya tidak akan tumbuh menjadi kecambah dengan baik. Cuci bersih kacang hijau menggunakan air bersih, kemudian singkirkan biji – biji yang terlihat cacat atau mengambang di permukaan air. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari biji kacang hijau yang rusak atau busuk selama proses perkecambahan.
- Perendaman biji kacang hijau
Setelah biji kacang hijau dicuci bersih, rendam dalam air biasa selama kurang lebih 8 jam atau semalaman. Proses perendaman ini penting untuk melunakkan biji kacang hijau dan mempersiapkannya untuk berkecambah. Pastikan semua biji terendam air, dan gunakan wadah yang cukup besar agar biji – biji tersebut memiliki ruang untuk mengembang. Setelah direndam, bilas kembali kacang hijau dengan air bersih untuk menghilangkan lendir atau kotoran yang mungkin terbentuk selama proses perendaman.
- Penyiapan wadah
Siapkan wadah berlubang yang akan digunakan sebagai tempat menumbuhkan kecambah. Wadah ini bisa berupa saringan plastik atau baskom berlubang. Pastikan wadah ini bersih agar tidak ada kotoran atau bakteri yang bisa mengganggu proses perkecambahan. Letakkan serbet atau kain bersih di atas wadah berlubang tersebut. Kain ini berfungsi untuk menahan biji kacang hijau agar tidak jatuh melalui lubang – lubang wadah, sekaligus menjaga kelembapan yang dibutuhkan oleh biji untuk berkecambah.
- Penyebaran biji kacang hijau
Setelah wadah siap, tuangkan biji kacang hijau yang sudah direndam dan dibilas tadi ke atas serbet atau kain. Sebarkan biji secara merata agar setiap biji memiliki ruang untuk tumbuh. Jangan terlalu banyak menumpuk biji di satu tempat, karena biji yang terlalu rapat bisa menghasilkan kecambah yang pendek dan tidak subur. Sebagai panduan, 100 gram kacang hijau bisa digunakan untuk menumbuhkan kecambah di dua wadah.
- Menutup dan menyiram
Setelah biji kacang hijau tersebar merata di wadah, lipat kain serbet untuk menutupi biji. Proses ini penting untuk menjaga kelembapan dan melindungi biji dari paparan cahaya langsung. Setelah itu, siram biji kacang hijau dengan air bersih sampai kain terasa basah. Pastikan air mengalir secara merata, tetapi tidak membiarkan wadah menjadi terlalu becek. Untuk memastikan tekanan yang cukup pada biji agar tumbuh tegak, letakkan pemberat di atasnya, seperti tutup panci atau benda datar lainnya. Terakhir, tutup wadah dengan handuk atau kain gelap untuk mencegah paparan cahaya.
- Pemeliharaan dan penyiraman rutin
Letakkan wadah di tempat yang gelap dan sejuk. Kecambah kacang hijau membutuhkan lingkungan yang lembap, sejuk, dan terlindungi dari cahaya langsung untuk tumbuh dengan baik. Siram biji kacang hijau setiap 8 – 12 jam sekali agar tetap lembap. Setelah 24 jam, Anda akan mulai melihat biji – biji tersebut berubah menjadi kecambah dengan panjang sekitar beberapa milimeter.
- Proses pertumbuhan selanjutnya
Jika Anda menginginkan kecambah yang lebih panjang dan tebal, lanjutkan penyiraman dan biarkan kecambah tumbuh selama beberapa hari lagi. Pastikan setiap kali Anda menyiramnya, air berlebih mengalir keluar melalui lubang-lubang wadah, sehingga kecambah tetap lembap tetapi tidak tergenang air. Kelembapan yang berlebihan bisa membuat biji kacang hijau membusuk. Pada hari keempat, kecambah biasanya sudah tumbuh cukup panjang, sekitar 5 – 7 cm, dengan akar yang mulai menembus kain serbet atau wadah berlubang.
- Panen kecambah
Ketika kecambah sudah mencapai panjang yang diinginkan, biasanya pada hari keempat, Anda bisa mulai memanennya. Untuk memanen, angkat kecambah dari kain atau wadah dan potong bagian akarnya. Cuci bersih kecambah sebelum digunakan. Anda bisa menggunakan kecambah segar ini dalam berbagai masakan khas Jawa Timur atau memakannya sebagai lalapan.
Tips tambahan untuk kecambah yang lebih bagus
- Kualitas biji kacang hijau: Pastikan Anda menggunakan biji kacang hijau berkualitas baik yang tidak kadaluarsa. Biji yang sudah lama disimpan atau cacat bisa menghambat proses perkecambahan.
- Kelembapan: Kecambah sangat menyukai lingkungan yang lembap tetapi tidak becek. Selalu pastikan ada aliran udara dan air yang cukup agar kecambah tidak busuk.
- Cahaya: Hindari paparan cahaya langsung selama proses pertumbuhan. Cahaya bisa membuat kecambah menjadi lebih hijau dan pahit. Simpan wadah di tempat yang gelap dan sejuk untuk hasil terbaik.
Manfaat kecambah untuk kesehatan
Kecambah kacang hijau dikenal kaya akan nutrisi dan sangat baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin, enzim, dan serat dalam kecambah bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko penyakit kronis. Toge juga rendah kalori, sehingga sangat cocok bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau menjalani program diet.
Dengan mengetahui cara membuat kecambah sendiri di rumah, Anda bisa mendapatkan sumber makanan yang sehat, segar, dan ekonomis kapan saja. Tidak hanya hemat biaya, proses ini juga ramah lingkungan karena Anda bisa mengurangi penggunaan plastik dan kemasan yang sering digunakan dalam produk kecambah komersial. Selamat mencoba!