Panduan lengkap memilih tangki air yang tahan lama

Panduan lengkap memilih tangki air yang tahan lama

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang paling penting untuk setiap rumah tangga, bisnis, ataupun industri. Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia, terutama dalam situasi di mana air tidak selalu mengalir dengan lancar, keberadaan tangki air menjadi solusi yang sangat efektif.

Tetapi memilih tangki air yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri sebab beragamnya merek, bahan, dan juga kapasitas yang ditawarkan dipasaran. Selain itu juga konsumen tentu menginginkan tangki air yang tidak hanya fungsional tetapi juga tahan lama, mengingat harga tangki air dapat cukup bervariasi tergantung pada bahan dan mereknya.

Panduan lengkap memilih tangki air yang tahan lama
Panduan lengkap memilih tangki air yang tahan lama

Supaya Anda tidak lagi kebingungan pada saat memilih tangki air yang tahan lama, berikut ini merupakan panduan lengkap yang akan membantu Anda untuk mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membeli tangki air yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jenis – jenis tangki air di pasaran

Tangki air tersedia dalam berbagai jenis berdasarkan bahan pembuatannya. Setiap jenis tangki air memiliki keunggulan dan kekurangannya masing – masing. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa Anda memilih tangki air yang paling cocok untuk penggunaan jangka panjang. Berikut beberapa jenis tangki air yang paling umum digunakan:

  1. Tangki air plastik

Tangki air plastik adalah salah satu jenis tangki yang paling banyak digunakan, terutama karena harganya yang relatif lebih terjangkau dan pemasangannya yang mudah. Tangki ini biasanya dibuat dari bahan polyethylene yang tahan terhadap karat.

Umur pakai tangki air plastik bisa mencapai 10 hingga 15 tahun, tetapi salah satu kekurangan utama tangki air ini adalah ketahanannya terhadap sinar matahari. Paparan langsung sinar matahari dapat mempercepat proses degradasi bahan plastik, sehingga tangki menjadi lebih rentan terhadap keretakan seiring waktu.

Kelebihan:

  • Bobot ringan, sehingga mudah dipindahkan dan dipasang.
  • Harga terjangkau.
  • Tahan terhadap korosi dan karat.

Kekurangan:

  • Rentan terhadap paparan sinar UV, yang dapat memperpendek masa pakainya.
  • Tidak sekuat tangki berbahan logam dalam menahan tekanan air.
  1. Tangki air fiberglass

Tangki air yang terbuat dari bahan fiberglass biasanya digunakan untuk keperluan industri karena kekuatan dan ketahanannya yang luar biasa. Material ini terdiri dari serat kaca yang dilapisi dengan resin, sehingga tangki ini menjadi sangat kuat dan tahan terhadap berbagai jenis bahan kimia. Umur pakai tangki fiberglass berkisar antara 15 hingga 20 tahun, tergantung pada kualitas bahan dan pemasangan.

Kelebihan:

  • Sangat tahan terhadap korosi dan bahan kimia.
  • Cocok untuk penyimpanan air dalam jumlah besar.
  • Kuat dan tahan terhadap perubahan suhu ekstrem.

Kekurangan:

  • Harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan tangki plastik.
  • Pemasangannya memerlukan perawatan khusus agar tangki tidak bocor.
  1. Tangki air stainless steel

Tangki air stainless steel memiliki keunggulan utama dalam hal daya tahannya yang sangat tinggi. Umur pakai tangki stainless steel bisa mencapai 20 hingga 30 tahun atau bahkan lebih, tergantung pada kualitas bahan dan perawatan yang dilakukan. Tangki ini juga terkenal akan ketahanannya terhadap karat, sehingga sangat cocok digunakan untuk penyimpanan air bersih dalam jangka panjang.

Kelebihan:

  • Sangat tahan terhadap karat, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.
  • Tampilan yang elegan, menambah nilai estetika bagi rumah atau bangunan.
  • Lebih tahan lama dibandingkan tangki plastik.

Kekurangan:

  • Harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan tangki plastik.
  • Jika terkena goresan atau tidak dirawat dengan baik, permukaan stainless steel bisa berkarat, meskipun lebih jarang terjadi.
Tips memilih tangki air yang tahan lama

Ketika Anda memutuskan untuk membeli tangki air, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan agar Anda bisa mendapatkan tangki air yang awet dan tahan lama. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  1. Pilih bahan yang tepat

Bahan adalah faktor utama yang menentukan daya tahan tangki air. Tangki air berbahan stainless steel atau fiberglass cenderung lebih tahan lama dibandingkan tangki air plastik. Selain itu, penting untuk memilih bahan yang tahan terhadap korosi dan karat, terutama jika tangki akan digunakan untuk menampung air bersih. Tangki stainless steel, misalnya, terkenal akan ketahanannya terhadap karat, sementara tangki plastik menawarkan ketahanan yang baik terhadap cuaca lembap tetapi kurang tahan terhadap sinar matahari langsung.

Selain itu, pastikan bahwa tangki yang Anda pilih memiliki lapisan pelindung UV jika akan ditempatkan di luar ruangan. Hal ini akan membantu mencegah kerusakan akibat paparan sinar matahari dan memastikan air tetap bersih dan aman untuk dikonsumsi.

  1. Periksa kualitas sambungan dan pipa

Kualitas sambungan pada tangki air sangat penting untuk mencegah kebocoran. Pastikan sambungan dibuat dari bahan yang tahan karat dan kuat. Selain itu, sambungan harus dipasang dengan rapat untuk memastikan tidak ada kebocoran yang bisa merusak struktur tangki. Memeriksa secara berkala kondisi sambungan dan pipa air yang terhubung dengan tangki juga sangat disarankan untuk menjaga keawetan tangki.

  1. Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan

Memilih kapasitas tangki air yang sesuai sangat penting untuk memastikan efisiensi penggunaan air. Jika tangki air terlalu kecil, Anda mungkin harus sering mengisinya ulang, yang bisa mempercepat keausan tangki akibat tekanan air yang terus berubah. Sebaliknya, jika Anda memilih tangki yang terlalu besar tanpa penggunaan air yang sesuai, air dalam tangki bisa mengendap terlalu lama, sehingga meningkatkan risiko pertumbuhan lumut dan bakteri.

Untuk rumah tangga dengan 3 sampai 5 orang penghuni, tangki dengan kapasitas sekitar 500 hingga 1000 liter biasanya sudah cukup. Sedangkan untuk keperluan industri atau komersial, Anda mungkin memerlukan tangki dengan kapasitas lebih besar.

  1. Pilih merek yang terpercaya

Terakhir, memilih merek tangki air yang telah memiliki reputasi baik di pasaran sangat disarankan. Merek – merek terkenal biasanya sudah teruji dalam hal kualitas, layanan purna jual, dan daya tahan produk. Meskipun harga mungkin sedikit lebih tinggi, investasi dalam tangki air berkualitas akan memberikan keuntungan jangka panjang dalam hal daya tahan dan keamanan penggunaan.

  1. Pertimbangkan garansi

Garansi adalah indikator kepercayaan produsen terhadap kualitas produk mereka. Sebelum membeli tangki air, pastikan Anda memahami syarat dan ketentuan garansi yang diberikan. Garansi biasanya mencakup kerusakan yang terjadi karena cacat produksi, tetapi tidak termasuk kerusakan akibat kesalahan pemasangan atau perawatan yang buruk. Dengan garansi yang baik, Anda bisa merasa lebih aman dalam investasi jangka panjang Anda.

Memilih tangki air yang tahan lama membutuhkan pertimbangan matang terkait bahan, kapasitas, sambungan, garansi, dan merek. Dengan memilih tangki air yang tepat, Anda bisa memastikan ketersediaan air bersih yang aman dan tahan lama untuk keperluan sehari – hari, baik di rumah maupun di tempat kerja.

Pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu dan memahami kebutuhan Anda sebelum memutuskan untuk membeli tangki air tertentu. Semoga panduan ini bermanfaat dalam membantu Anda memilih tangki air yang tahan lama.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!