Tinja sulit disiram dan terus mengambang

Tinja sulit disiram dan terus mengambang tanda penyakit?

Sering terjadi ketika buang air besar, terdapat tinja yang cenderung sulit untuk disiram dan terus mengambang di kloset. Banyak orang yang kemudian berfikir berlebihan terkait dengan hal ini. Sebetulnya, apakah tinja sulit disiram dan mengambang ini menandakan kondisi kesehatan tertentu?

Tinja sulit disiram dan terus mengambang
Tinja sulit disiram dan terus mengambang
Kondisi kotoran yang membuatnya mengambang dan sulit disiram

Menurut pakar kesehatan Dr. Neil Stollman mengatakan jika tinja yang mengambang mempunyai kepadatan yang lebih rendah dibandingkan dengan tinja yang bisa tenggelam masuk ke lubang kloset. Hal ini berarti, tinja ini memiliki kandungan lemak atau kandungan udara yang lebih banyak.

Jika kotoran tinja memiliki kandungan udara yang banyak, bisa jadi hal ini terkait dengan penyerapan karbohidrat di dalam perut yang kurang sempurna. Sebagai contoh, jika Anda mengkonsumsi makanan tinggi serat atau laktosa, maka kandungan ini akan memicu proses fermentasi di dalam usus yang nantinya membuat produksi gas berlebih di dalam perut yang akhirnya mempengaruhi kondisi kotoran.

Jika Anda mengalami masalah intoleransi laktosa namun tetap minum susu atau mengonsumsi minuman yang tinggi kandungan pemanis buatan, maka tinja pun cenderung memiliki kepadatan yang rendah sehingga lebih sulit untuk disiram.

Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak seperti gorengan juga bisa menyebabkan dampak yang sama. Hanya saja, dalam dunia kedokteran, bisa jadi hal ini terkait dengan kondisi steatorrhea yang membuat tubuh tidak mampu mencerna beberapa jenis nutrisi seperti lemak. Selain itu, bisa jadi hal ini terkait dengan kondisi pankreas yang tidak mampu menyerap lemak dengan baik atau ketidakseimbangan bakteri di dalam perut yang memicu hal ini.

Melihat fakta ini, Anda tidak perlu berpikir berlebihan jika menemukan tinja yang mengambang dan sulit untuk disiram masuk ke dalam lubang kloset. Hal ini sesuatu yang wajar terjadi dan tidak perlu Anda khawatirkan.

Kondisi kotoran yang menandakan penyakit

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa kondisi kotoran yang menandakan adanya masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa kondisi kotoran yang patut untuk Anda waspadai.

  1. Kotoran berbentuk cair

Kotoran yang berbentuk cair menandakan bahwa tubuh Anda sedang terkena diare. Hanya saja, terkadang hal ini juga terkait dengan masalah kesehatan lain seperti keracunan makanan, intoleransi laktosa, adanya infeksi bakteri, hingga akibat konsumsi beberapa jenis obat – obatan tertentu.

  1. Tinja seperti kotoran kambing

Jika kotoran saat buang air besar memiliki tekstur seperti kotoran kambing atau kacang yang kecil – kecil. Seringkali hal ini terkait dengan kondisi sembelit yang disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan kurang serat, kurang aktivitas, hingga kekurangan asupan air minum bisanya ini merupakan jenis tinja sulit disiram dan terus mengambang.

  1. Kotoran berwarna merah

Jika kotoran memiliki warna merah, biasanya hal ini disebabkan oleh adanya darah yang keluar di sistem pencernaan bagian bawah. Penyebabnya bisa jadi adalah wasir, colitis ulcerativa, atau masalah yang lebih seperti kanker. Hanya saja, jika kita baru saja mengonsumsi buah naga, kotoran juga bisa memiliki warna kemerahan.

  1. Kotoran berwarna hitam

Tinja dengan warna hitam bisa jadi terkait dengan konsumsi obat – obatan tertentu. Hanya saja, Anda juga harus mewaspadai adanya perdarahan pada sistem pencernaan bagian atas layaknya kerongkongan atau lambung sehingga memicu perubahan warna pada kotoran tersebut.

  1. Kotoran berwarna putih

Jika kotoran memiliki warna putih atau abu – abu terang, bisa jadi hal ini menandakan adanya masalah pada liver atau kantung empedu. Anda juga sebaiknya mewaspadai kemungkinan munculnya penyakit hati atau hepatitis.

  1. Kotoran berwarna hijau

Tinja berwarna hijau biasanya dikarenakan oleh mengkonsumsi sayuran tinggi klorofil, suplemen zat besi, atau mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna hijau. Biasanya, kandungan ini tidak sempat dipecah oleh empedu sehingga akan langsung melewati usus begitu saja dan akhirnya membuat kotoran berwarna hijau ketika buang air besar.

Itulah pembahasan lengkap mengenai tinja sulit disiram dan terus mengambang tanda penyakit. Bagaimana apakah sudah menjawab rasa penasaran Anda selama ini? Jika berkenan Anda bisa membagikan artikel ini ke media sosial Anda terimakasih.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!