Cara membuat septic tank dengan buis beton

Cara membuat septic tank dengan buis beton

Salah satu indikator sebuah rumah maupun bangunan sehat adalah adanya sistem pembuangan (septic tank) di dalamnya yang didesain sesuai standar. Dengan begitu, pencemaran lingkungan bisa dicegah. Metode yang terbilang cukup bagus dalam membuat septic tank adalah dengan menggunakan buis beton. Poin utama dalam membuat septic tank dengan buis beton adalah dengan memperhitungkan lokasi dan ukuran.

Buis beton sendiri adalah pipa yang memiliki rongga dimana bahan materialnya dari beton bertulang atau pracetak yang bentuknya menyerupai tabung dengan diameter yang cukup lebar. Septic tank dari buis beton ini juga memiliki banyak kelebihan yang mampu bertahan lama dan kuat terhadap beban maupun tekanan yang berat. Sifatnya yang kedap air juga banyak dimanfaatkan sebagai saluran pengairan.

Fungsi membuat septic tank dengan buis beton

Sebelumnya, kebanyakan rumah memang memanfaatkan batu bata yang disusun sedemikian rupa mengelilingi lubang yang telah dibuat sebagai sistem pembuangan. Namun kini telah banyak atau bahkan hampir semua bangunan, baik itu rumah ataupun gedung yang memanfaatkan buis beton untuk septic tank.

Mempertimbangkan kelebihan yang ditawarkan buis beton membuat tangki septic tank dengan material buis beton memang sangat patut untuk Anda pertimbangkan. Pasalnya, ada beberapa fungsi lain yang tidak kalah menguntungkan jika diterapkan untuk berbagai macam bangunan.

  1. Penguraian limbah

Kotoran atau limbah yang masuk ke dalam septic tank nantinya akan melalui proses penguraian yang dilakukan bakteri anaerobik. Bentuk buis beton yang yang berongga dan berstruktur memberi ruang untuk bakteri – bakteri tersebut ketika mengurai limbah organik di dalam septic tank.

  1. Pemisahan gas

Proses penguraian limbah yang bersifat organik juga mampu menghasilkan gas. Dengan buis beton, proses pelepasan gas ini akan menjadi lebih aman karena sifatnya yang memudahkan proses tersebut.

  1. Penyaringan

Dalam septic tank setelah proses penguraian berlangsung, nantinya limbah cair akan terpisah dari residunya yang padat kemudian akan terbuang keluar dari sana dan menuju ke lahan resapan atau drainase.

  1. Penyimpanan sementara

Material buis beton memiliki bentuk menyerupai tabung, sehingga bisa menjadi penyimpanan septic tank untuk sementara waktu sebelum ke tahap lebih lanjut.

Cara membuat septic tank dengan buis beton

Untuk membuat septic tank dari buis beton ini, ada beberapa langkah yang harus Anda ikuti dengan benar agar nantinya bisa berfungsi secara optimal. Berikut adalah langkah – langkah yang bisa Anda jadikan acuan untuk membuatnya.

  1. Menentukan lokasi yang tepat

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam membuat septic tank dengan menggunakan buis beton adalah menentukan lokasi. Pada dasarnya, septic tank memang bisa diletakkan di lokasi sesuai keinginan, namun bukan berarti tidak memperhitungkan berbagai macam faktor lain yang mungkin bisa berpengaruh. Seperti halnya jarak pembuatan dengan sumber air.

Di perkotaan yang luas lahannya cenderung sempit, umumnya septic tank diletakkan di bawah kamar mandi atau bisa di area dalam rumah. Selain itu, untuk perumahan dengan lahan terbatas juga bisa memanfaatkan area depan rumah sebagai tempat septic tank. Sedangkan untuk rumah yang memiliki lahan luas, bisa memilih area belakang rumah sebagai lokasi untuk penempatan septic tank ini.

  1. Membuat galian berbentuk melingkar

Setelah Anda menentukan lokasi, cara selanjutnya adalah dengan membuat galian melingkar dengan diameter dan kedalaman yang telah disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk standar pembuatannya berdiameter 1,5 – 2,5 meter dengan kedalaman sekitar 1 – 3 meter. Dalam hal ini, Anda juga harus menyesuaikannya dengan diameter buis beton yang akan diletakkan di sana.

  1. Masukkan buis beton

Langkah selanjutnya adalah memasukkan buis beton. Karena ukuran serta massa yang dimiliki buis beton ini sangat besar dan berat, maka Anda perlu menyiapkan tenaga ekstra. Agar pengerjaannya bisa berjalan lebih cepat dan mudah, maka katrol dan tuas adalah solusi yang paling tepat.

Septic tank yang menggunakan buis beton membutuhkan lebih dari satu buis beton agar galian dinding septic tank bisa tertutup dengan baik. Namun hal ini tetap disesuaikan dengan kedalaman septic tank dan tinggi buis beton yang akan digunakan. Jika sudah diletakkan dengan baik, maka bisa lanjut ke proses pemlesteran dinding septic tank hingga benar – benar rapat.

  1. Merancang serta membuat saluran yang terhubung ke septic tank

Membuat saluran dari WC menuju septic tank adalah langkah yang bisa dilakukan berikutnya. Anda bisa membuat saluran ini dengan menggunakan pipa dengan ukuran yang sesuai agar tidak terjadi penyumbatan saat digunakan nanti. Agar kotoran bisa mengalir tanpa ada hambatan, maka Anda sebisa mungkin untuk membuat saluran pipa yang minim belokan. Selain itu, sudut kemiringan yang pas juga harus diperhitungkan dengan baik agar kotoran bisa lancar menuju septic tank.

  1. Menutup lubang septic tank

Penutupan lubang septic tank ini bisa dengan menggunakan buis beton yang berbentuk seperti piringan serta menambahkan cor beton pada permukaan tanah sebagai upaya antisipasi jika terjadi kebocoran maupun rembesan. Jangan lupa memberikan pipa udara sebagai sirkulasi udara agar tidak terjadi ledakan di saluran pembuangan.

Membuat septic tank dengan buis beton saat ini memang menjadi pilihan yang sangat efisien, terlebih dilihat dari ketahanannya dalam proses mengolah limbah manusia ini. Dengan pemahaman dan perhitungan yang tepat, pembangunan septic tank dari buis beton ini tidak hanya akan memberi manfaat pada pemilik rumah saja, namun juga terhadap lingkungan yang pasti akan menjadi lebih bersih dan sehat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!