Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar

Bagaimana instalasi pemasangan pipa kloset yang benar?

Pipa adalah salah satu komponen yang sangat penting ketika memasang kloset di kamar mandi atau toilet. Fungsi dari pemasangan pipa ini juga sangat baik, yaitu mengeluarkan semua limbah kotoran menuju septic tank. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui, bagaimana instalasi pemasangan pipa kloset yang benar agar bisa berfungsi dengan optimal.

Seperti yang kita ketahui bersama, septic tank adalah sistem sanitasi yang terdiri dari bak resapan, bak penampung limbah baik cair maupun gas, pipa saluran kloset dan pipa untuk pelepasan udara dan air bersih. Karena berkaitan erat dengan aktivitas yang bersifat biologis manusia, maka harus ada perencanaan dan pemeliharaan yang tepat agar tidak mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar

Pipa kloset adalah pipa yang menghubungkan kloset dengan septic tank. Memasang pipa kloset ini sebenarnya juga tidaklah terlalu sulit. Bahan dan alat untuk memasang pipa saat ini juga sangat mudah didapatkan dan Anda bisa segera mulai memasangnya. Pada kasus ini adalah pemasangan pipa untuk kloset duduk.

Selanjutnya, berikut adalah langkah – langkah instalasi pemasangan pipa kloset yang benar.

  1. Menyiapkan alat

Agar proses pemasangan pipa bisa berjalan lancar, maka sebaiknya Anda mempersiapkan segala peralatannya terlebih dahulu. Seperti meteran, obeng plus dan minus, tang serta dynabolt. Pipa untuk saluran kloset duduk memiliki berbagai pilihan ukuran dan diameter, oleh sebab itu sebaiknya Anda melakukan pengukuran secara akurat.

Selain menyiapkan alat utama tadi, Anda juga harus menyiapkan alat bantu lainnya, seperti bor listrik dan kunci inggris. Agar pipa yang dipasang nantinya bisa kuat dan kencang, maka Anda juga wajib menyiapkan kunci 10 dan 12, gergaji besi, lem silikon dan kunci pipa.

  1. Mulai pasang septic tank

Proses instalasi yang benar adalah dengan menyiapkan septic tank terlebih dahulu. Di tahap ini, pastikan rumah Anda sudah membuat septic tank dan juga telah berfungsi dengan baik.

Pasalnya, komponen satu ini memiliki peran sangat penting dalam menampung limbah atau kotoran manusia dari kloset yang mengalir lewat pipa. Septic tank adalah tempat ujung pipa terdalam yang nantinya dikaitkan. Pastikan jalur pipa pembuangan berada di bawah tanah atau lebih tepatnya septic tank.

  1. Pemasangan pipa

Sekarang ini, kebanyakan orang lebih menyukai saluran pipa type PVC karena dinilai mampu mengalirkan kotoran dengan lebih baik. Umumnya,  pipa yang digunakan adalah berukuran 4 inchi dan pastikan jarak antara dinding dengan lubang telah diperhitungkan dengan tepat baik itu dari depan maupun belakang.

Jika sudah, tancapkan pipa ke septic tank di bagian bawah lalu eratkan dengan lem sampai semuanya benar – benar sudah tertancap. Setelah itu, bagian atas pipa putar atau arahkan pipa di area yang nantinya dipasangi kloset duduk, lalu beri tanda.

  1. Pemasangan keramik

Apabila pipa telah tertancap dengan benar, selanjutnya Anda bisa memulai memasang keramik menggunakan semen. Pengerjaannya di tahap ini sebaiknya juga dilakukan dengan teliti supaya permukaan seluruhnya bisa tertutup rapat. Sisakan area sekitar lubang untuk pipa bagian atas, lalu potong pipa dengan menyesuaikan ketinggian keramik.

Tips saat pemasangan pipa kloset yang benar

Saat memasang pipa, pasti Anda juga akan menyambungkan antara pipa satu dan pipa lainnya dengan fitting. Ternyata dalam hal ini juga harus memperhatikan beberapa hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

  1. Pastikan pipa dan fitting bersih

Perlu diketahui, potensi kebocoran juga sangat mungkin diakibatkan dari debu atau kotoran yang menempel di dalam pipa dan fitting. Oleh sebab itu, sebelum Anda menyambungkan kedua komponen ini, sebaiknya membersihkannya terlebih dahulu. Pembersihan ini juga bertujuan supaya sambungan nantinya menjadi senyawa atau homogen.

  1. Jangan menggunakan lap basah

Sebaiknya Anda juga menghindari lap basah untuk membersihkan pipa. Sebab, penyambungan pipa dalam keadaan lembab bisa menyebabkan sambungan menjadi bergelembung dan menyebabkan munculnya pori – pori di sana. Sewaktu penyambungan, sebaiknya pipa dalam keadaan benar – benar kering agar hasilnya baik.

  1. Hindari memutar – mutar pipa saat penyambungan

Memutar pipa saat penyambungan juga bisa menimbulkan potensi kebocoran. Pergesekan saat keduanya disambungkan akan menimbulkan fusi pada kedua material ini. Ketika sudah disambungkan, kebanyakan orang juga akan menyiram dengan air yang bertujuan supaya cepat dingin dan kering. Padahal ini tidaklah benar. Lebih baik diamkan selama beberapa waktu terlebih dahulu.

Tips agar septic tank tidak mudah penuh

Keberadaan pipa untuk jalur kotoran dari kloset menuju septic ini memang sangat penting. Pemasangan pipa yang tepat juga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat septic tank tidak cepat penuh dan awet. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda juga memperhatikan beberapa hal berikut.

  1. Memilih saluran pipa yang sesuai

Memilih pipa PVC ukuran minimal 4 inchi. Untuk rumah yang memiliki lebih dari satu toilet, sebaiknya menggunakan pipa dengan diameter yang lebih besar. Buatlah saluran pipa yang minim belokan, karena belokan sangat rawan menyebabkan mampat.

  1. Perhatikan sudut kemiringan pipa

Kemiringan juga menjadi penentu lancar tidaknya limbah melewati pipa. Agar bisa mengalir dengan lancar, kemiringan pipa minimal adalah 2%, misalnya untuk setiap 100 cm, perbedaan ketinggiannya adalah 2 cm.

  1. Sesuaikan kapasitas dan kebutuhan

Jika anggota keluarga di rumah ada banyak, maka sebaiknya membuat septic tank dan sumur resapan yang ukuranya lebih besar, begitu juga sebaliknya.

Mengingat keberadaan kloset yang sangat vital untuk sebuah hunian, maka instalasi pemasangan pipa kloset yang benar harus benar – benar diterapkan. Apabila Anda merasa ragu atau tidak mampu mengerjakan pemasangan secara mandiri, sebaiknya Anda memakai jasa tukang supaya hasilnya bisa maksimal tanpa ada gangguan di kemudian hari.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!